
Tulungagung, Sabtu, 29 Agustus 2026 — Suasana penuh khidmat dan kebahagiaan mewarnai pelaksanaan Yudisium ke-37 STAIMTA yang berlangsung di Aula Lantai 2 STAIMTA, Sabtu (29/8/2026).
Rangkaian acara yudisium semakin semarak dengan penampilan Gita Bahana STAIMTA, tim paduan suara yang turut mengambil bagian dalam mengiringi kegiatan. Dengan harmonisasi suara yang kompak, penuh penghayatan, dan percaya diri, Gita Bahana STAIMTA berhasil memberikan warna tersendiri dalam momentum akademik tersebut.
Gita Bahana STAIMTA tampil di bawah arahan Bapak Dadang dan Ibu Diana Nur Cahyani selaku pelatih, serta mendapatkan pendampingan dari Bapak Dr. Kukuh Budiantianto. Persiapan dan latihan yang dilakukan secara konsisten terlihat dalam penampilan tim yang rapi, kompak, dan mampu membangun suasana acara menjadi semakin berkesan.
Penampilan Gita Bahana STAIMTA mendapat apresiasi positif dari para peserta yudisium dan sivitas akademika STAIMTA Tulungagung. Tepuk tangan dan sambutan hangat yang diberikan menjadi bentuk penghargaan atas penampilan tim yang dinilai mampu menghadirkan suasana khidmat sekaligus membanggakan.
Bagi para peserta yudisium, lantunan lagu yang dibawakan Gita Bahana STAIMTA menjadi bagian yang melengkapi momen penting dalam perjalanan akademik mereka. Sementara bagi sivitas akademika, penampilan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa STAIMTA mampu mengembangkan potensi dan berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk seni dan budaya.
Kehadiran Gita Bahana STAIMTA tidak sekadar menjadi pelengkap acara. Lebih dari itu, penampilan mereka mencerminkan semangat kebersamaan, kreativitas, kedisiplinan, dan rasa bangga terhadap almamater.
Apresiasi yang mengalir dari peserta dan sivitas akademika menjadi penyemangat bagi Gita Bahana STAIMTA untuk terus berlatih, berkarya, dan memberikan penampilan terbaik dalam berbagai kegiatan STAIMTA di masa mendatang.
Suara yang menggema di Aula Lantai 2 STAIMTA pada akhirnya bukan hanya menghasilkan harmoni, tetapi juga menghadirkan kebanggaan bersama.
Gita Bahana STAIMTA membahana di Yudisium ke-37—menghadirkan harmoni, semangat, dan kebanggaan dalam setiap nada.
Gita Bahana STAIMTA
Harmoni dalam Suara, Kebersamaan dalam Karya.