
Tulungagung, 21 Juli 2026 – STAI Muhammadiyah Tulungagung menyelenggarakan Pembukaan dan Pembekalan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa peserta PPM serta dihadiri para ketua program studi, dosen, dan tenaga kependidikan (tendik) STAI Muhammadiyah Tulungagung.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Ketua II STAI Muhammadiyah Tulungagung, Bapak Hasan Sultoni, S.H.I., M.Sy. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan salam dari Ketua STAI Muhammadiyah Tulungagung yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas institusi mendampingi mahasiswa yang melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Internasional di Thailand dan Malaysia. Amanah untuk membuka sekaligus memberikan pengarahan pada kegiatan tersebut disampaikan kepada Wakil Ketua II.
Dalam arahannya, Hasan Sultoni menegaskan bahwa Program Pengabdian kepada Masyarakat bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan proses pembelajaran nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa selama PPM tidak hanya diukur dari kemampuan intelektual, tetapi juga dari akhlak, kepedulian, kemampuan berkomunikasi, serta kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.
Beliau juga mengingatkan bahwa sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), mahasiswa mengemban nilai-nilai Catur Dharma PTMA, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik almamater sekaligus menjadi duta Muhammadiyah melalui sikap, perilaku, dan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pada sesi pembekalan, peserta memperoleh materi dari dua narasumber, yaitu Bapak H. Misbachul Khaer, Lc., M.Si., selaku Kepala P3MPDI, dan Ibu Dr. Siti Nur Hidayatul Hasanah, M.Pd.I. Keduanya memberikan pembekalan mengenai pelaksanaan PPM, penyusunan program kerja, etika bermasyarakat, kepemimpinan, komunikasi, serta strategi pemberdayaan masyarakat agar kegiatan pengabdian dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga diingatkan untuk meluruskan niat, membangun empati, menjaga kekompakan tim, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta menjadikan PPM sebagai media belajar sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Pembekalan ini diharapkan mampu menjadi bekal akademik, sosial, dan spiritual sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian.
Melalui kegiatan pembekalan ini, STAI Muhammadiyah Tulungagung berharap seluruh peserta PPM mampu melaksanakan pengabdian secara profesional, mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, serta menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan semangat Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, mahasiswa diharapkan menjadi kader yang berilmu, berakhlak, berintegritas, dan membawa nama baik almamater di setiap lokasi pengabdian.