Kuliah Umum Mahasiswa, STAIM Tulungagung Teguhkan Visi Keilmuan Menuju Kampus Unggul
Kuliah Umum Mahasiswa, STAIM Tulungagung Teguhkan Visi Keilmuan Menuju Kampus Unggul
Fri, 10 July 2026 11:09
WhatsApp Image 2026-07-10 at 00.07.48

STAIMTA.AC.ID. Tulungagung – Komitmen membangun budaya akademik yang unggul dan adaptif kembali ditunjukkan Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Tulungagung melalui penyelenggaraan Kuliah Umum Mahasiswa Tahun Akademik 2026 yang berlangsung di Aula Lantai II STAIM Tulungagung, Jumat (10/7/2026). Kegiatan yang mengusung semangat penguatan visi keilmuan, kepemimpinan mahasiswa, dan transformasi pembelajaran digital ini diikuti sekitar 200 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Ekonomi Syariah, dan Hukum Tata Negara (HTN).

Kuliah umum berlangsung secara hybrid, yaitu tatap muka di aula kampus sekaligus disiarkan melalui Zoom Meeting dan YouTube Channel STAIM Tulungagung, sehingga dapat diikuti oleh sivitas akademika secara lebih luas.

Suasana akademik telah terasa sejak awal kegiatan. Acara dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Sang Surya yang diikuti secara khidmat oleh seluruh mahasiswa, dosen, serta tamu undangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua STAIM Tulungagung Dr. Suripto, S.Ag., M.Pd.I., jajaran pimpinan, para ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua STAIM Tulungagung, Dr. Suripto, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa pemahaman terhadap visi dan misi institusi maupun visi keilmuan program studi merupakan fondasi utama dalam membangun budaya akademik yang unggul.

Menurutnya, seluruh sivitas akademika memiliki tanggung jawab bersama untuk mewujudkan cita-cita institusi melalui implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, yaitu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

“Seluruh sivitas akademika harus memiliki pemahaman dan komitmen yang sama terhadap visi institusi. Visi tidak cukup menjadi slogan, tetapi harus diterjemahkan menjadi budaya akademik, budaya riset, budaya pengabdian, dan budaya pelayanan yang berorientasi pada kemajuan umat dan bangsa,” tegas Dr. Suripto.

Selanjutnya Ripto menjelaskan bahwa secara institusi STAIM Tulungagung mengusung visi: “Menjadi Perguruan Tinggi Islami yang berdaya saing dan unggul dalam bidang spiritual, emosional, dan sosial pada tahun 2029.”

Visi tersebut kemudian dijabarkan melalui visi keilmuan setiap program studi yang saling menguatkan sebagai satu kesatuan pengembangan institusi.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) berkomitmen mengembangkan keilmuan PAI berbasis nilai-nilai AIK guna menghasilkan pendidik Islam yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing pada tahun 2030.

Program Studi PGMI mengintegrasikan pedagogi, teknologi, nilai-nilai Islam, kearifan lokal, dan dakwah dalam proses pendidikan untuk melahirkan guru Madrasah Ibtidaiyah yang unggul, adaptif terhadap perkembangan IPTEKS, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dasar Islam. Targetnya, 70 persen lulusan menguasai integrasi ilmu dan teknologi digital pada tahun 2030.

Sementara itu, Program Studi Ekonomi Syariah berorientasi menjadi program studi unggul dalam pengembangan dan penerapan ilmu ekonomi syariah berbasis AIK demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat.

Adapun Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) mengembangkan keilmuan ketatanegaraan berbasis nilai AIK untuk menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adil, demokratis, dan berkemajuan.

Dr. Suripto juga menegaskan bahwa optimisme mewujudkan visi tersebut didukung oleh berbagai kekuatan institusi. STAIM Tulungagung memiliki sarana dan prasarana milik sendiri, didukung sumber daya manusia yang terus berkembang, yakni empat dosen bergelar doktor, delapan dosen sedang menempuh studi doktoral, delapan dosen telah memiliki Sertifikat Pendidik Profesional, serta lima dosen telah mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP).

Selain itu, penerapan tata kelola perguruan tinggi yang berorientasi pada Good University Governance menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas layanan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan penguatan sumber daya manusia, kepemimpinan, dan tata kelola yang baik, kami optimistis STAIM Tulungagung mampu memiliki keunggulan komparatif sekaligus kompetitif di tingkat regional maupun nasional,” ungkapnya.

Setelah sesi pembukaan, mahasiswa memperoleh tiga materi strategis dari narasumber yang berasal dari internal maupun mitra profesional. Materi pertama disampaikan oleh Moh. Riza Zaenuddin, M.Pd.I., Wakil Ketua Bidang Akademik STAIM Tulungagung, yang mengangkat tema “Mewujudkan Visi Keilmuan Institusi dan Program Studi STAI Muhammadiyah Tulungagung.”

Ia menjelaskan bahwa visi keilmuan harus menjadi arah pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa merupakan aktor utama dalam mewujudkan visi tersebut melalui budaya belajar, inovasi, produktivitas akademik, serta penguatan integritas sebagai calon intelektual Muslim.

Materi kedua disampaikan oleh Hasan Sultoni, S.H.I., M.Sy., Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, dengan tema “Dinamika Gerakan Mahasiswa antara Disiplin Keilmuan dan Kepedulian Sosial.”

Dalam paparannya, Hasan menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial, kemampuan kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, keseimbangan antara disiplin intelektual dan kepedulian sosial merupakan identitas mahasiswa Muhammadiyah sebagai agen perubahan (agent of change), agen kontrol sosial (social control), dan agen perubahan masyarakat (agent of social transformation).

Sementara itu, materi ketiga disampaikan oleh Mei Santi, S.Sy., M.Sy., Sekretaris Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Provinsi Jawa Timur, yang membahas “Adaptasi Pembelajaran Berbasis Learning Management System (LMS).”

Ia menjelaskan bahwa transformasi digital telah mengubah paradigma pendidikan tinggi. Penguasaan Learning Management System tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi dosen dan mahasiswa untuk mendukung pembelajaran yang fleksibel, kolaboratif, dan berbasis teknologi. Melalui pemanfaatan LMS, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan literasi digital sekaligus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan tuntutan era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, STAIM Tulungagung menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi Islam yang terus bertransformasi dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, religius, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap arah pengembangan institusi, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia profesional dan masyarakat global.

Dengan sinergi antara penguatan visi keilmuan, pengembangan karakter, dan transformasi digital, STAIM Tulungagung optimistis mampu melahirkan lulusan yang berdaya saing sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, umat, dan bangsa. Rip

 

Kampus

Artikel Lainnya

Undangan Kuliah Umum
Undangan Kuliah Umum Kepada Yth. Mahasiswa/i Angkatan Tahun 2025/2026 STAI Mu...
Thu, 9 July 2026 | 1:44
STAIM Tulungagung Matangkan Agenda Kuliah Umum, Hadirkan Tiga Narasumber Bahas Visi Keilmuan hingga LMS
STAIMTA.AC.ID. Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Tulungagung te...
Thu, 9 July 2026 | 6:06
Perkuat Tata Kelola Pengabdian, STAI Muhammadiyah Tulungagung Gelar Workshop Penyusunan Buku Pedoman PPM
Tulungagung – Dalam upaya meningkatkan mutu pelaksanaan Pengabdian kepada Mas...
Tue, 7 July 2026 | 7:31
Asesmen LAMDIK Teguhkan Komitmen Prodi PAI STAIM Tulungagung
STAIMTA.AC.ID. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Muhammadiyah T...
Sun, 5 July 2026 | 11:49

Layanan Unggulan Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Tulungagung